1. Investasi vs Spekulasi - .
Graham selalu menekankan pentingnya memisahkan antara kegiatan Spekulasi dgn Investasi Saham.
Jika Anda ingin berspekulasi , gunakan hanya 10% dari modal Anda.
Kalo ada cara Investasi yg cerdik , tentu ada cara Spekulasi yang cerdik.
Cerdik berinvestasi “THE INTELLIGENT INVESTOR” :
1) Analisa yg mendalam tentang Fundamental bisnis.
2) Money management yg ketat utk mencegah kerugian yg besar
3) Imbal hasil /returns investasi yang wajar. Yg sangat tinggi itu sdh Spekulasi .
Spekulasi adalah tentang harga , berharap seseorang akan membayar lebih tinggi dari harga yang Anda beli.
Tanpa pengetahuan atau keterampilan dalam berinvestasi. Investasi Anda sama saja dgn Spekulasi .
-Spekulasi gencar dipromosi bursa saham ,Wall Street krn melibatkan dan menguntungkan banyak orang dalam industri ini .
~Banyak yg menawakan Trik dan Sistim Canggih memilih saham yg bakal Naik. Rata2 Sistem yg gencar dipromosiin ini , berdasarkan kinerja keberhasilan masa lalu.
Mungkin utk sementara waktu sistim ini akan menunjukan hasil bagus. Tetapi pada akhirnya akan tidak jalan lagi ,setelah popular dan digunakan banyak orang.
Ini berarti seorang Spekulator yg berhasil, harus selalu berada selangkah di depan tren pasar.
Sedangkan Investasi Cerdik /Intelligent Investing memakai Analisa fundamental yg tidak terpengaruh oleh fluktuasi sentimen pasar.
Gunakan hanya 10% modal Anda untuk berspekulasi.
Karena Aturan ini melindungi akan Anda dari kerugian besar dalam spekulasi .
Untuk Bab berikutnya Klik Buku The Intelligent Investor






