Sore itu 28 November 1940 ,seperti biasa Jesse Livermore singgah di cafe yg berada dalam hotel Sherry-Netherland kota New York.
Sherry-Netherland adalah hotel mewah di zaman nya dan sampai sekarang .
Interior hotel yg penuh karpet2 terbaik ,kursi-kursi sofa bangsawan gaya raja Louis IV, lantai marmer yg berkilat serta ornamen dinding hotel benar-benar mirip ruang istana aristokrat Eropa.

Mr.Livermore duduk menikmati minuman cocktails selama sejam . Ini adalah rutinitas Livermore sehabis jam kerja. Tak ada yg aneh pada hari itu, pelayan cafe datang menanyakan Livermore ,apa ada yg bisa dia bantu. Livermore menjawab ” Tidak ,terima kasih “
Tak lama kemudian , Jesse Livermore berjalan keruang tempat penitipan jas.
“Dorr rr…terdengar tembakan dari ruang itu. Dan Jesse Livermore tewas seketika meninggalkan 8 halaman catatan di buku diary yg selalu dibawa nya.

Dalam press confrence ketika ditanya pers , apa isi catatan bunuh diri Livermore ? Polisi yg menyelidiki kasus membaca catatan Livermore yg berbunyi :
“Nina sayang..tak ada jalan lain lagi ???? Sgalanya berjalan buruk bagiku. Saya lelah berjuang. Saya lelah melanjutkan lagi. Ini adalah satu-satunya jalan keluar. Saya tidak layak mendapat cintamu. Saya gagal. Saya benar-benar menyesal, tapi ini adalah satu-satunya jalan keluar bagi saya. Cinta Laurie ( nama panggilan Jesse Livermore)

Anehnya sampai sekarang , tak ada yg tahu apa isi halaman2 lain dari catatan bunuh diri Jesse Livermore
Lebih aneh lagi , Harrriet Metz Nobel istri terakhir dan ke-3 Jesse Livermore adalah janda empat kali dan ke empat mantan suaminya semua mati bunuh diri . Jesse Livermore adalah yg ke-5. Livermore berusia 56 tahun ketika dia mengawini Harriet Metz Nobel yg berumur 38 tahun.
Siapakah Jesse Livermore? Livermore adalah salah satu investor terhebat di dunia pada masanya. Tahun 1929 dia meraup Keuntungan $ 100 juta dollar. Dengan laju inflasi saat ini, $100 juta dollar 1929 setara dengan $ 12 miliar dollar saat ini. Menjadikan dia salah satu orang terkaya di Amerika yg membangun kekayaan dari investasi saham.

Kekayaan Livermore jelas terlihat dari gaya hidupnya yg flamboyan. Punya mansion dengan banyak pelayan di mana2 ,mobil mewah dan kapal pesiar untuk jalan2 ke negara-negara Eropa. Dan semua ini didapat Livermore dari hasil keuntungan investasi di saham .
Kisah Jesse Livermore dimulai ketika dia masih muda. Sekitar umur 14 tahun. Dia melarikan diri dari rumahnya di desa Shrewsbury, Massachusett , atas izin ibunya karena tidak mau menjadi petani seperti harapan ayahnya .

Tanpa pendidikan tinggi, dia sampai di kota Boston dan bekerja sebagai office boy pencatat harga saham di perusahaan broker Paine Webber.
Nah , dalam tugasnya sebagai pencatat harga di papan tulis pada sekuritas Paine Webber inilah, Livermore belajar dan menemukan rumus memprediksi pergerakan harga saham di masa depan. Dia kemudian menerapkannya rumus itu dan akhirnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia

Benar kata pepatah : Dibalik setiap pria sukses, ada wanita yg hebat. Karir dan keberuntungan Jesse melonjak naik , saat mengawini istri keduanya Dorthea (Dorothy) Wendt. Sejak bercerai setelah puluhan tahun membina rumah tangga, nasib baik Jesse mulai surut.
-Sampai sekarang misteri kematian Livermore belum terpecahkan. Siapa kah sebenarnya istri ketiga Livermore? Mengapa Livermore yg sudah tahu , bahwa ke-4 mantan suami Harriet Metz Noble semua bunuh diri tapi dia masih memilihnya jadi istri ke-3?
Livermmore terkenal hebat membaca situasi dunia terutama yg berhubungan dengan ekonomi, dan dalam membaca pola pergerakan harga saham dan komoditas. Aneh,tidakah Livermore dengan mudah dapat membaca pola nasib orang2 yg pernah jadi suami Harriet ?
Herannya, pria yg sangat pintar ini menjadi terlihat bodoh dengan pilihan nya. Dan misteri ini akan tetap jadi misteri
Hidup penuh pilihan dan karena pilihan lah yg membentuk diri seseorang , bahkan lebih penting dari kemampuan orang tersebut….Oleh karena itu kita harus bijak dalam membuat pilihan .









